Tentang Peneliti
Jeremy Lovendianto adalah peneliti arsitektur sekaligus asisten laboratorium di Departemen Arsitektur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, tempat ia menyelesaikan pendidikan sarjana Arsitektur (2019–2023) dan magister Perancangan Arsitektur (2023–2025). Penelitiannya berfokus pada teknologi digital, arsitektur warisan budaya, dan memori tempat. Ia mengeksplorasi bagaimana kampung bersejarah dapat direpresentasikan dan diaktifkan kembali melalui realitas virtual, soundscape, dan media architecture, bahkan ketika bentuk fisiknya terus berubah.
Tur virtual ini berawal dari tesis magisternya yang berjudul Media Architecture: Material Digital sebagai Stimulus Makna Sanggar Kungfu Kapasan Surabaya di Departemen Arsitektur, ITS. Tesis tersebut meneliti bagaimana media digital (virtual, spasial, dan sensorik) dapat berperan sebagai stimulan untuk merekonstruksi dan memperkuat makna tempat di Kampung Kungfu Kapasan, permukiman bersejarah komunitas Tionghoa yang tatanan fisik dan sosialnya telah berubah. Situs ini dikembangkan dari penelitian tersebut, dan memperluasnya menjadi pengalaman digital placemaking yang dapat diakses publik. Karya tesis ini dikembangkan lebih lanjut dalam beberapa publikasi terkait yang tercantum di bawah.
Di luar karya akademiknya, ia menulis esai tentang tempat bersejarah dan warisan budaya di Asia Tenggara, termasuk catatan pribadi sebelumnya tentang kampung ini ("Kungfu Kampoong"), serta penelusuran atas leluhur Tionghoa-Indonesia-nya dan situs warisan budaya lain di Jawa dan kawasan sekitarnya. Tulisan-tulisan tersebut diterbitkan di profil Medium-nya.
Tesis
Lovendianto, J. (2025). Media Architecture: Material Digital sebagai Stimulus Makna Sanggar Kungfu Kapasan Surabaya. Tesis Magister, Departemen Arsitektur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Publikasi Terkait